Counter Pulsa

Ngga terasa ya udah hampir akhir Maret-2016. Sudah melaporkan SPT Tahunan? Belum? Waduh, ayo cepetan tinggal beberapa hari lagi lho… Gak perlu dateng ke Kantor Pajak koq. Sekarang Pelaporan Pajak Tahunan sudah bisa kita lakukan di rumah atau paling ngga di Warnet lah (direkomendasikan, klo ngerasa inet dirumah rada lemot, soalnya lumayan rada berat juga tuh ngakses server http://djponline.pajak.go.id/ ini – klo double lemot mah kapan kelarnya… šŸ˜€ – pengalaman pribadi sewaktu ngakses, siang ngga bisa akhirnya malem hari deh… sekitar jam 20:30WIB)

Ya, postingan saya kali ini masih nerusin postingan yang sebelumnya tentang Pelaporan Pajak Online yang penulis alami langsung. Mudah2an juga bermanfa’at buat sobat netter sekalian.

Selain Internet yang lumayan stabil, hal kedua yang harus ada dan kita pegang tentunya Bukti Potong PPh Pasal 21 (Lampiran A2), Biasanya sih dibagikan oleh Accounting/Bendahara kantor.

Contoh Bukti potong PPh Pasal 21 :

DJP Online

Udah siap? Mari kita mulai…. Login ke halaman DJP Online – https://djponline.pajak.go.id/account/login

SPT Tahunan Online

Tampilan setelah berhasil login, klik tombol e-Filing, atau logo e-Filing.

SPT Tahunan Online

Kita berada di halaman Arsip SPT, jika belum pernah melaporkan via online, mungkin halaman ini akan kosong. Tahun sebelumnya saya pernah melaporkan online jadi ada arsipnya. Selanjutnya langsung klik tombol Buat SPT

DJP Online

Kita akan digiring kepada pilihan-pilihan, di sebelah kiri sebetulnya ada penjelasan-penjelasannya koq. Bisa sambil dipelajari. Selanjutnya Saya memilih SPT dengan bentuk Formulir.

Cara Mengsisi SPT Online

1. DATA Form. Pada menu DropDown Tahun Pajak Pilih 2015, Status SPT Pilih Normal,Ā  kemudian klik Langkah Berikutnya

Cara Mengisi SPT Tahuanan Online

2. Lampiran II Bagian A, Penghasilan yang dikenakan PPh Final dan auatu bersifat Final

Cara Mengisi SPT Tahuanan Online

2. Lampiran II Bagian B Harta pada Akhir Tahun, contoh di bawah adalah Harta pada SPT Tahun lalu, jika sudah pernah melaporkan. Klik tombol Tambah jika ada perubahan harta. Jika belum perlu melaporkan tahun lalu sudah pasti harus menambah harta satu persatu.

Cara Mengisi SPT Tahuanan Online

Contoh Penambahan Harta Baru, Menu Drop Down dan Menulis Manual pada form Nama Harta dan Keterangan.

Cara Mengisi SPT Tahuanan Online

Contoh setelah harta ditambahkan. 043 – MobilĀ  – 2015 – 139.500.000. Kita lanjutkan ke Daftar Utang.

Cara Mengisi SPT Tahuanan Online

2. Lampiran II Bagian C, Kewajiban/Utang pada akhir Tahun. Cara penambahannya sama seperti di atas. (Klo berbentuk cicilan, Sisa utangnya saja sampai nanti selesai ya…)

Cara Mengisi SPT Tahuanan Online2. Lampiran II Bagian D, Daftar Susunan Anggota Keluarga, Cara nambahnya sama seperti diatas. Kemudian klik Langkah Berikutnya

11_Lampiran_II_Bagian_D3. Lampiran I Bagian A, Penghasilan Netto dalam negeri lainnya.

12_Lampiran_I_Bagian_A

3. Lampiran I Bagian A, Penghasilan yang tidak termasuk objek pajak. Lanjut ke Bukti Potong

13_Lampiran_I_Bagian_B

Bukti Potong Baru, ada di lampiran yang sudah kita omongin diawal. Formulir 1721-A1. NPWP Pemotong ada di bagian atas. PPh yang dipotong ada di bagian paling bawah [No. 20].

14_Lampiran_I_Bagian_C_Bukti_Potong

3. Lampiran I bagian C setelah ditambah bukti potong, contoh. Klik Langkah Berikutnya

15_Lampiran_I_Bagian_C_Bukti_Potong

4. Induk – Identitas, pilih yang sesuai dengan Anda. Lanjut ke A

16_Induk_Identitas

4. Induk – Bagian A – Penghasilan Netto – Pada lembar bukti potong [No. 12]. Lanjut ke B

17_Induk_Penghasilan_Netto

4. Induk – Bagian B – Penghasilan Kena Pajak – Pada lembar Bukti pemotongan ada di Bagian A No. 2

18_Induk_Penghasilan_Kena_Pajak

4. Induk – Bagian C – PPh Terutang – isi 0. Lanjut ke D

20_Induk_PPh_Terutang

 

4. Induk – Bagian D – Kredit Pajak – Isi 0. Lanjut ke E

19_Induk_Kredit_Pajak

 

 

22_Induk_PPh_Kurang_Lebih_Bayar4. Induk – Bagian F – Angsuran PPh Pasal 25. Ngga saya isiin. Lanjut ke Pernyataan

23_Induk_Angsuran_PPh_Pasal_254. Induk – Pernyataan – Centang Setuju/Agree – klik Langkah Berikutnya

24_Induk_Pernyataan

5. Kirim – Klik pada area tulisan yang diblok merah.

25_Klik_Disini_Verifikasi

Konfirmasi pengiriman kode. Contoh di bawah saya pilih email. OK

26_Pop_Up_Verifikasi

Kode telah dikirim ke email.

27_Email_Sudah_Dikirim

Kode yang dikirim via email. Copy saja biar gampang.

28_Contoh_Email_Kode_Verifikasi

Pastekan kode yang kita copy diemail di form diatas server code. Klik Kirim SPT. Klik Selesai

29_Masukan_Kode

Sekarang ketika kita cek di arsip SPT, sudah ada 2. Laporan SPT masa pajak 2015 sudah muncul.

30_Contoh_arsip_SPT

Selanjutnya kita akan menerima Bukti Penyampaian SPT Elektronik.

31_Bukti_Penerimaan_SPT_Elektronik

Jika udah dapat yang ini berarti pelaporan pajak kita secara Online selesai dan Sukses….

Selamat Tidak Ngantri dan Semoga Sukses…

2,496 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Komentar

komentar