Counter Pulsa

Biaya Listrik naik terus? Yuk cari Prioritas Cost Reductionya…

Ya, lebih kurangnya seperti itu Cost Reduction Plan yang saya jalani sekarang, khususnya dari penggunaan Listrik di Rumah. Dulu, sebelum saya simulasikan saya fikir Penggunaan Pompa Air yang lumayan boros setelah penggunaan AC, ngga tahunya berbeda.

Berikut contoh simulasi penggunaan listrik di rumah saya, mungkin ini juga bisa dijadikan referensi di rumah sobat netter semua sebagai bahan menentukan prioritas Cost Reduction Penggunaan Listrik di rumah.

Contoh Perhitungan Penggunaan Listrik Rumah Tangga

Dari contoh simulasi di atas, ternyata Pompa Air tidak begitu banyak menggunakan Listrik, karena hanya dipakai sesekali.

Lampu penerangan juga ngga begitu besar impactnya, terhadap Cost, jadi ya ngga perlu terburu-buru mengganti seluruh lampu dengan LED misalnya yang wattnya lebih kecil tetapi tetapn terang, soalnya budget untuk penyediaan lampu LEDnya sendiri lumayan.

Yang saya rekomendasikan dari simulasi di atas adalah, tentunya jika bicara urutan ya kita bisa CR di AC terlebih dahulu, Contoh diatas AC 1/2PK, 350 W, menyala selama 12 jam/hari, Rp. 194rb, Jika kita bisa menurunkan lamanya penggunaan menjadi 10 jam saja contohnya, costnya akan turun menjadi Rp. 161 rb. Lumayan besar kan savingnya.

Lakukan juga pada alat-alat yang menggunakan listrik lainnya. Untuk sebagian dari kita angka 500 rb atau 600 rb atau bahkan 700 rb biaya listrik mungkin murah, tetapi bukan itu saja, kita berhemat sumber daya alam juga untuk anak cucu kita juga nantinya. Anda setuju? Terima kasih.

358 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar

komentar